Kamis, 24 Oktober 2019

Literasi Islam dan Peradaban Gemilang

Nama : Cintya Bela
NIM   : 11901300


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur saya panjatkan atas kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga saya dapat memaparkan pengetahuan saya untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia yang diampu oleh Ibu Farninda Aditya, M.Pd. Baiklah, saya akan memaparkan pengetahuan saya disaat saya mengikuti kegiatan yang diadakan dalam acara “Pontianak Creative And Culinary Festival 2019” dalam acara ini terdapat suatu agenda penyampai materi yang bertemakan “LITERASI ISLAM & PERADABAN GEMILANG”, materi tersebut dipaparkan oleh Bang Pay Jarot Sujarwo dan di blog kali ini saya akan memaparkan kembali apa yang saya dapat disaat mendengarkan pemateri.


A. Pengertian Literasi
  • Pengertian literasi secara umum adalah kemampuan individu mengolah dan memahami informasi saat membaca dan menulis
  • Menurut Kamus Online Miriam Webster adalah kualitas atau kemampuan “melek aksara” yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis serta kemampuan untuk mengenali dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual (video, gambar)


B. Perintah Membaca / Literasi
Perintah membaca sudah ada pada zaman Nabi Muhammad SAW pada saat beliau menerima wahyu pertama yaitu surah Al-Alaq ayat 1 yang berbunyi “ iqra’” yang artinya “bacalah”. Dari ayat tersebut menjelaskan bahwa Perintah membaca merupakan pondasi pengetahuan bukan hanya untuk Nabi Muhammad SAW, tetapi untuk seluruh manusia.
Berikut ini Terdapat beberapa titah literasi dari Allah SWT :
  • Nabi Adam diberi kemampuan membaca (menyebutkan) nama-nama benda.
  • Nabi Musa diajarkan membaca alam lewat Nabi Khaidir.
  • Nabi Yusuf diberikan ilmu pengetahuan membaca bahkan menakwil mimpi-mimpi.
  • Nabi Isa diberikan kemampuan membaca dan menyembuhkan penyakit.
  • Nabi Sulaiman diberi kemampuan membaca bahasa binatang.
C. Jejak-Jejak Sejarah Literasi Islam
  • Tahun 815, di Baghdad terdapat lebih dari 1juta buku di Baitul Hikmah.
  • Upah dari penerbitan buku bagi para penulis adalah emas seberat buku yang di tulis.
  • Tahun 891, terdapat lebih dari 100 perpustakaan umum di Baghdad.
  • Abad ke-10 Sultan Al Hakam dari Cordoba punya koleksi pribadi 400.000 buku.
  • Sultan Al Azis dari Dinasti Fatimiyah punya koleksi 1,6 juta buku.
D. Umat Terbaik
Seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran surah Ali Imran ayat 110 yang berartikan :

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, 
dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah (Ali Imran : 110)”

Maksud dari terjemah ayat di atas ialah bahwa umat beragama Islam adalah umat yang terbaik secara mutlak, akan tetapi pada ayat tersebut Allah menjelaskan hal-hal keutamaan yang diberikan oleh Allah pada umat Nabi Muhammad SAW dengan sebab-sebab tersebut, yang menjadikan mereka istimewa karenanya dan menjadikan mereka unggul diantaranya seluruh umat.

E. Pengakuan Barat Terhadap Peradaban Islam
Peradaban Islam merupakan peradaban terbesar di dunia. Peradaban Islam sanggup menciptakan negara adi daya dunia (superstate) terbentang dari satu samudera ke samudera yang lain, dari iklim utara hingga tropis dengan ratusan juta orang di dalamnya, dengan perbedaan kepercayaan dan suku.

“Pertumbuhan perdagangan regional dan antar daerah, serta manufaktur perkotaan menghasilkan tingkat baru kemakmuran di seluruh wilayah kota”
Matthew S Gordon, The Rise Of Islam, Greenwood Pree, London, 2005

F. Era Keemasan Literasi Islam
  •  Di Baghdad berdiri Universitas Al Mustanshiriyah, Khalifah Hakam bin Abdurrahman an Nashir mendirikan Universitas Cordoba yang menampung Mahasiswa Muslim dan Barat, secara gratis.
  • Khalifah Sultan Nuruddin Muhammad Zanky (Abad XI Hijriah) mendirikan Madrasah An Nuriyah di Damaskus, di sekolah ini terdapat fasilitas seperti asrama siswa, perumahan staf pengajar, tempat peristirahatan, para pelayan, serta ruangan besar untuk ceramah dan diskusi.
G. Penemuan Ilmuan Muslim
  1. Al Nadim (wafat tahun 990, abad ke 10); pelopor pembuat katalog atau ensiklopedia kebudayaan pertama.
  2. Ma’mum Ar Rasyid (tahun 815, abad 9); pelopor pendiri perpustakaan umum pertama di dunia yang dikenal dengan Darul Hikmah di Baghdad.
  3. Nizar Al Mulk (tahun 1067); pelopor pendiri Universitas Nizarmiyyah (ditiru sistemnya oleh Oxford Universitas Inggris).
  4. Al Ghazali (wafat tahun 1111); pelopor pembuat klasifikasi fungsi sosial pengetahuan yang dalam perkembangannya mengarah timbulnya berbagai jenis referensi dan karya bibliografi, ahli ilmu kalam, ahli tasawuf.
  5. Al Khindi (wafat tahun 886); ahli atau ilmuan ensiklopedi, pengarang 270 buku, ahli matematika, fisika, musik, kedokteran, farmasi, geografi, ahli filsafat Arab dan Yunani Kuno.
  6. Ibnu Sina (wafat tahun 1037) dikenal oleh barat dengan nama Aveciena; ilmuan ensiklopedi, dokter, psikolog, penulis kaidah kedokteran modern (dipakai sebagai referensi ilmu kedokteran barat), menulis buku tentang fungsi organ tubuh, meneliti TBC, diabetes dan penyakit yang ditimbulkan oleh efek fikiran.
  7. Ibu Ruysdi (wafat tahun 1198) dikenal oleh barat dengan nama Averusy; ahli fisika, ahli bahasa, ahli filsafat Yunani Kuno.
  8. Fakhruddin Razi (wafat tahun 1290); ahli matematika, ahli fisika, tabib atau dokter, filosof, penulis ensiklopedia ilmu pengetahuan modern.
  9. Ibnu Khaldun (wafat tahun 1406); sejarawan, pendidik ulung, pendiri filsafat sejarah dan sosiologi.
  10. Ibnu Thufail (wafat tahun 1185); dokter, filosof, penulis novel filsafat paling awal Risalah Hayy Ibn Yaqzan kemudian dijiplak habis-habiskan oleh Defoe dengan judul barunya Robinson Crusoe.
  11. Ibnu Al Muqaffa (wafat tahun 757); pengarang kitab Hayawan atau kitab tentang binatang atau ensiklopedia tentang hewan.
  12. Ikhwan Ash Shafa (wafat tahun 983); pembuat serial pertama dan ensiklopedi pertama (bukanlah Marshall Cavendish)
  13. Al Khawarizmi (wafat tahun 850); menemukan logaritma (berasal dari nama Al Khawarizmi) dan aljabar (Al Jabr), ilmu bumi dengan menyatakan bumi itu bulat sebelum Galileo dengan bukunya Kitab Surah Al Ardh.
  14. Umar Khayyam (wafat tahun 1123); memecahkan persamaan pangkat tiga dan empat melalui kerucut-kerucut yang merupakan ilmu aljabar tertinggi dalam matematika modern, penyair.
  15. Al Battani (wafat tahun 929); ahli astronom terbesar Islam, mengetahui jarak bumi-matahari, alat ukur garis lintang dan busur bumi pada globe dengan ketelitian sampai 3 desimal, menerangkan bahwa bumi berputar.
“Kegemilangan peradaban besar dunia ini tidak bisa terlepas dari literasi. Literasi Islam seolah-olah telah jauh dari Literasi pada zaman kita sekarang, syariat-syariat Islam ditinggalkan begitu saja, maka kita sebagai seorang Muslim, kita harus bisa kembali kepada sistem kehidupan Islam itu sendiri, Literasi Islam harusnya mampu menopang untuk kembali menghadirkan peradaban gemilang yang disebut Peradaban Islam” 
Pay Jarot Sujarwo

Baiklah hanya itu saja yang dapat saya sampaikan dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bang Pay Jarot Sujarwo yang telah menyampaikan materi tersebut sehingga dapat menambah wawasan saya tentang apa itu Literasi. Sekian dari saya apabila ada kesalahan kata saya mohon maaf.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar